Pasang Aplikasi LT III di Layar Utama (Homescreen)
Akses lebih cepat dengan mode offline terintegrasi tanpa perlu membuka browser berulang kali.
Panduan Pendaftaran & Penggunaan Aplikasi LT III
Petunjuk teknis tata cara registrasi kontingen pangkalan Gugus Depan, verifikasi berkas, dan kartu digital.
Pendaftaran & Pengelolaan Akun Gugus Depan
Setiap pangkalan sekolah (SMP/MTs sederajat) diwakili oleh satu akun penanggung jawab resmi Gugus Depan. Akun ini bertanggung jawab untuk mengisi identitas pangkalan, mengelola regu, mendaftarkan peserta, dan mendaftarkan pembina pendamping (bindamping).
Pembentukan Regu & Input Anggota Peserta
Gugus Depan wajib membuat entitas Regu terlebih dahulu sebelum menginput peserta. Kategori regu terbagi menjadi Penggalang Putra dan Penggalang Putri.
Setiap regu terdiri dari Pimpinan Regu (Pinru), Wakil Pimpinan Regu (Wapinru), dan Anggota. Pastikan kelengkapan biodata, nomor NTA Pramuka, dan pas foto telah terisi dengan benar.
Pemeriksaan Ulang & Verifikasi oleh Administrator
Sebelum pengajuan akhir, periksa kembali seluruh data kontingen pada halaman pratinjau. Setelah tombol Ajukan Pendaftaran ditekan, data akan masuk ke antrean verifikasi Administrator.
Administrator berwenang menyetujui, meminta perbaikan, atau menolak pendaftaran jika berkas tidak sesuai petunjuk teknis kegiatan.
Penerbitan Kartu Digital & QR Code Aman
Setelah pendaftaran disetujui, sistem secara otomatis menerbitkan Kartu Digital yang memuat token acak aman dan QR Code resmi untuk masing-masing peserta dan bindamping.
Kartu digital dapat diunduh dalam format gambar/PDF untuk dicetak sebagai tanda pengenal fisik atau disimpan di ponsel untuk dipindai saat absensi lomba.
Presensi Pos Lomba & Penilaian Blind Scoring
Peserta wajib melakukan presensi kehadiran di pos lomba menggunakan kamera scanner yang dioperasikan oleh petugas berwenang (Admin/Juri). Presensi dibuka paling cepat 30 menit sebelum waktu lomba dimulai dan ditutup saat waktu sesi lomba berakhir berdasarkan jam server resmi Asia/Jakarta.
Penilaian dilakukan murni berdasarkan performa teknis peserta pada nomor urut acak tanpa menampilkan asal sekolah/gugus depan demi asas keadilan objektif.